News

Fakta Seputar Pilwali Makassar

Makassar, Fokussulsel.com – Dua pasangan calon walikota dan wakil walikota dalam pilkada Kota Makassar 2018. Mereka adalah Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi (AppiCicu) dan Danny Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (DiaMi). Kedua pasangan ini akhirnya resmi mendaftar sebagai calon walikota dan wakil walikota Makassar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Makassar.

Pasangan Appi-Cicu diusung 10 partai politik sedangkan pasangan DiaMi hanya diusung partai democrat yang akhirnya mendaftar lewat jalur independen namun dalam perjalanan pasangan ini dianulir KPUD kota Makassar.

Berikut fakta seputar Pilwali Makassar:

  1. Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi (AppiCicu)

Fakta Seputar Pilwali Makassar

Pasangan ini diusung koalisi sepuluh partai politik, yakni Golkar, Hanura, NasDem, PPP, PDIP, Partai Bulan Bintang, PAN, PKS, Gerindra, dan PKS. Munafri Arifuddin yang lebih akrab di sapa Appi ini sebagai pendatang baru sekaligus penantang sang petahana Danny Pomanto. Pria yang juga menangani klub papan atas Indonesia PSM Makassar memiliki latar belakang pengusaha religius.

Kiprahnya sebagai CEO yang baru berhasil mengangkat PSM Makassar yang terpuruk di klasemen bawah. Dan akhirnya berkat tangan dingin akhirnya PSM Makassar kembali berjaya dan berhasil menorehkan Juara Super Cup Asia 2018.

Dalam perjalanannya maju sebagai kandidat di Pilwali Kota Makassar, Appi kemudian memantapkan diri berpasangan dengan politikus Nasdem Andi Rachmatika Dewi (Cicu) yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Selatan dari Partai Nasional Demokrat (NASDEM). Menariknya sebagai perempuan pertama yang menjadi wakil ketua DPRD Sulawesi Selatan. Sebelumnya dokter gigi Andi Rachmatika Dewi adalah Anggota DPRD Kota Makassar Periode 2009-2014.

  1. Danny Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (DiaMi)

Pasangan ini diusung satu partai politik, yakni Demokrat. Namun kursi Demokrat tak cukup mengantarkan pasangan ini maju lewat dukungan partai politik dan akhirnya maju lewat jalur independen.

Danny Pomanto yang merupakan sang petahana kemudian tak lagi menggandeng wakil walikota Samsul Rizal (Dg. Ical) memilih berpasangan dengan politikus cantik Nasdem Indira Mulyasari yang juga anggota DPRD Kota Makassar.

Namun dalam perjalanannya pasangan ini dilaporkan tim hukum Appi-Cicu atas beberapa pelanggaran pemilu yang lewat jalur Panwaslu kemudian PTTUN Makassar hingga ke Mahkamah Agung (MA). Yang berujung didiskualifikasi KPUD Kota Makassar dari calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar.

Saat ini Danny Pomanto dihadang beberapa kasus korupsi dimasa akhir jabatannya, kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat kasus ketapang kencana, kasus gendang dua sampai fee 30 persen.

Akhirnya pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang menyisakan lima hari lagi hanya diikuti satu pasangan Appi-Cicu nomor urut satu. (tlk)*

Comments
To Top